Apa Itu Coating Mobil? Kenali Jenis, Manfaat, dan Kekurangannya

Review Mobil – Setiap pemilik mobil tentu menginginkan cat kendaraan yang tetap mengilap, tahan lama, dan mudah dibersihkan. Salah satu cara untuk menjaga kualitas cat mobil adalah dengan melakukan coating. Coating mobil merupakan lapisan pelindung yang diaplikasikan pada permukaan cat kendaraan untuk memberikan perlindungan ekstra terhadap berbagai faktor, seperti paparan sinar matahari, hujan, polusi, suhu ekstrem, dan kotoran.

Sebelum memutuskan untuk menggunakan coating mobil, penting untuk memahami kelebihan dan kekurangan coating mobil. Artikel ini akan membahas jenis-jenis coating mobil beserta fungsi, kelebihan, dan kekurangannya.

Jenis Coating Mobil

Dalam dunia otomotif, terdapat beberapa metode perlindungan cat mobil yang populer, yaitu nano coating, ceramic coating, graphene coating, dan glass coating. Masing-masing jenis coating tersebut memiliki karakteristik, kelebihan, dan kekurangan yang berbeda, sebagai berikut:

  • Nano Coating

Nano coating merupakan salah satu jenis coating yang banyak digunakan untuk melindungi permukaan cat kendaraan. Teknik ini akan melapisi bodi mobil Anda dengan cairan khusus yang berukuran nano. Nano coating menggunakan cairan berpartikel nano yang membentuk lapisan pelindung pada permukaan cat. Perlindungannya lebih baik dibandingkan waxing. Namun, beberapa jenis bahan kimia yang digunakan perlu ditangani sesuai prosedur agar aman bagi pengguna dan lingkungan.

  • Ceramic Coating

Ceramic coating merupakan salah satu jenis coating yang paling populer dan banyak digunakan oleh pemilik mobil. Menggunakan cairan berbahan dasar keramik khusus, lapisan ini mampu memberikan perlindungan maksimal pada permukaan cat kendaraan. Namun, dengan segala kelebihan tersebut tentu saja perawatan ini tidaklah mudah dan memerlukan biaya yang tidak sedikit.

  • Graphene Coating

Graphene coating merupakan teknologi pelapisan cat yang menggunakan material graphene, yaitu lapisan atom karbon yang tersusun dalam pola heksagonal. Material ini dikenal memiliki daya tahan tinggi, kemampuan menghantarkan panas dengan baik, serta mampu memberikan perlindungan tambahan terhadap panas, air, dan kontaminan pada permukaan cat mobil.

  • Glass Coating

Glass coating merupakan teknik pelapisan cat mobil berbahan dasar silika (SiO₂) yang membentuk lapisan pelindung keras dan transparan pada permukaan cat kendaraan. Lapisan tersebut mampu meningkatkan kilau cat sekaligus memberikan perlindungan terhadap sinar UV, oksidasi, noda air, serta goresan-goresan halus sehingga tampilan mobil tetap mengilap lebih lama.

Fungsi & Manfaat Coating Mobil

1. Mencegah Warna Cat Mobil Pudar

Coating mobil mampu mencegah pudarnya warna cat pada mobil. Mengutip laman Auto2000, lapisan coating mobil yang bagus akan melindungi permukaan cat sekaligus warnanya dari paparan sinar ultraviolet. Paparan sinar ultraviolet dalam jangka panjang dapat membuat warna cat menjadi kusam dan memudar. Lapisan coating membantu mengurangi dampak tersebut sehingga tampilan cat tetap terjaga.

2. Mencegah Jamur

Jamur dapat muncul pada permukaan cat maupun kaca mobil, terutama jika kendaraan sering terkena air hujan atau berada di lingkungan yang lembap. Jika tak segera ditangani, adanya jamur bisa merusak permukaan mobil lainnya. Coating mobil membantu membuat bodi kendaraan lebih tahan terhadap bercak air dan pertumbuhan jamur berkat efek water repellent, yaitu efek daun talas yang membuat air dan kotoran tidak mudah menempel.

3. Meningkatkan Daya Tahan Terhadap Goresan

Coating juga membuat permukaan mobil memiliki daya tahan yang lebih baik terhadap goresan dibandingkan tanpa coating. Hal ini juga tentu bergantung pada kualitas bahan dan jenis coating mobil yang digunakan. Semakin keras dan tebal lapisan coating, daya tahan cat mobil terhadap gores dan baret semakin meningkat.

4. Kilap Mobil Lebih Tahan Lama

Selanjutnya, coating mobil bisa memberi efek kilap yang lebih tahan lama pada bodi mobil. Penggunaan wax atau sealant umumnya hanya mampu mempertahankan kilau mobil selama sekitar 1–3 bulan, sedangkan coating dapat bertahan jauh lebih lama tergantung jenis dan kualitasnya.

Kekurangan Coating Mobil

    • Proses Coating

Meski menawarkan banyak manfaat, proses coating memerlukan waktu yang relatif lama karena terdiri atas beberapa tahapan. Biasanya untuk mobil baru, proses coating hanya memakan waktu 1 hari penuh. Namun, jika mobil Anda sudah digunakan cukup lama selama bertahun-tahun, proses coating membutuhkan waktu sekitar 3 hingga 5 hari karena memerlukan proses detailing terlebih dahulu.

    • Biaya Coating

Biaya coating tergolong lebih mahal dibandingkan metode perawatan lainnya. Besarnya biaya bergantung pada jenis coating, ukuran kendaraan, dan kondisi cat mobil.

    • Kesalahan Manusia (Human Error)

Setiap proses perawatan mobil memiliki risiko terjadinya human error, termasuk saat proses coating. Teknisi dapat mengaplikasikan lapisan coating secara tidak merata sehingga tampilan bodi mobil menjadi belang. Jika hal tersebut terjadi, teknisi harus memperbaiki atau mengulang proses coating agar hasilnya kembali merata. Akibatnya, waktu pengerjaan menjadi lebih lama.

    • Perawatan Khusus Pasca-Coating

Setelah proses coating selesai, mobil memerlukan perawatan khusus agar hasilnya tetap awet. Tidak dianjurkan mencuci mobil dengan sabun sembarangan atau mencuci mobil terlalu sering dalam beberapa hari pertama.

Selain menggunakan produk pembersih yang sesuai, pemilik kendaraan juga disarankan mencuci mobil dengan teknik yang benar agar lapisan coating tetap awet. Dengan perawatan yang tepat, lapisan coating dapat bertahan sesuai masa pakainya serta menjaga cat mobil tetap mengilap dan terlindungi dalam jangka waktu yang lebih lama.

Share:

Author: pangeranbertopeng