Review Mobil – Kalau kamu baru ingin mulai bermain Vespa klasik, pilihan pertama selalu terasa membingungkan. Apalagi banyak model ikonik yang cukup menggoda, dari klasik hingga yang retro-modern.
Setiap seri, sebut saja Vespa Sprint, Excel, atau PX 150, masing-masing menyimpan pesona unik yang bisa disesuaikan dengan preferensi dan gaya berkendara Anda. Nah, sebagai inspirasi, beberapa rekomendasi Vespa klasik untuk pemula berikut bisa jadi pilihan untukmu yang baru ingin terjun ke dunia skuter Italia ini.
Vespa Excel
Jika Anda mencari Vespa klasik dengan sentuhan modern yang lebih terasa, Vespa Excel adalah pilihan yang patut dilirik. Model ini populer di Indonesia mulai akhir 1980-an hingga pertengahan 2000-an dan hadir dalam dua varian mesin yang powerful: 150cc dan 200cc. Untuk mendapatkan unitnya, Anda mungkin perlu menyiapkan bujet mulai dari Rp15 jutaan hingga Rp30 jutaan, tergantung kondisi dan kelengkapan.
Daya tarik utama Excel terletak pada fitur-fitur yang sudah melampaui masanya. Dilengkapi dengan electric starter, sistem kelistrikan CDI, serta lampu sein depan dan belakang yang terintegrasi rapi, Excel menawarkan kepraktisan yang jarang ditemukan pada Vespa klasik lainnya. Desain bodinya pun unik, dengan garis yang lebih mengotak dari lampu depan hingga bodi belakang, memberikan kesan retro-modern yang berbeda dan khas.
1. Vespa PX 150
Vespa PX 150 juga dapat menjadi opsi yang cocok bagi para pemula. Skuter ini mengusung mesin 150cc dua tak, dengan transmisi manual 4 percepatan. Desainnya juga sudah cukup modern dengan kedua sisinya yang bentuknya tidak membulat. Tak heran jika Vespa PX 150 cukup populer pada era 1970-an.
Selain keandalan dan kemudahan perawatannya, Vespa PX 150 juga dikenal punya nilai jual kembali yang kuat. Harga Vespa ini ada pada kisaran Rp10 jutaan hingga Rp30 jutaan keatas, tergantung pada kondisi dan tahun rilis.
2. Vespa Sprint
Tak lengkap rasanya bicara Vespa klasik tanpa menyebut Vespa Sprint, sebuah skuter legendaris produksi Piaggio dari tahun 1965 hingga 1976. Mengusung mesin 2-tak 150cc yang khas dan transmisi manual 4-percepatan yang terintegrasi pada setang kiri, Sprint menawarkan pengalaman berkendara yang murni. Model ini dikenal luas berkat desain bodinya yang membulat ikonik, pelek 10 inci yang proporsional, serta lampu depan berbentuk bulat yang menawan. Dengan bobot kering sekitar 89 kg, Vespa Sprint juga dikenal ringan dan lincah.
Selain performa dan desainnya, Sprint juga kaya akan detail klasik yang memikat, seperti emblem aluminium berlapis krom dan desain jok yang autentik. Fleksibilitasnya sebagai kendaraan harian sekaligus item koleksi menjadikan Vespa Sprint primadona di kalangan pecinta skuter. Untuk memilikinya, Anda perlu menyiapkan dana sekitar Rp20 jutaan hingga Rp40 jutaan.
3. Vespa Super
Kalau bicara Vespa klasik untuk pemula, Vespa Super hampir selalu masuk daftar teratas. Diproduksi antara 1965 hingga 1979 dengan mesin 150cc. Bodi Vespa Super sedikit lebih kecil dibandingkan Vespa Sprint dan ciri khasnya adalah lingkar roda 8 inci, lima garis ventilasi udara di engine cowl, serta garis aluminium pada tepongnya.
Mesin 150cc milik Vespa Super mampu menghasilkan tenaga sekitar 7,7 hp dan kecepatan maksimum sekitar 90 km/jam. Untuk kamu yang ingin merasakan sensasi berkendara Vespa old-school sekaligus punya skuter yang banyak dicari kolektor, Vespa Super adalah pilihan yang sempurna.
4. Vespa Exclusive 2
Kalau kamu mencari Vespa klasik yang punya sentuhan modern, Vespa Exclusive 2 adalah jawabannya. Skuter dengan mesin 150cc ini diproduksi pada era 1990-an hingga awal 2000-an. Beberapa varian bahkan sudah dilengkapi starter elektrik dan sistem kelistrikan yang cukup canggih untuk zamannya.
Harga bekasnya memang bervariasi mulai dari Rp12 jutaan hingga Rp20 jutaan keatas, tergantung kondisi dan tahun produksi. Meski begitu, skuter klasik ini tetap jadi buruan para kolektor. Untuk pemula, Vespa Exclusive 2 menawarkan keseimbangan antara rasa klasik dan kemudahan penggunaan sehari-hari. Tertarik meminangnya?
Tips Membeli Vespa Klasik bagi Pemula
Keinginan membeli motor Vespa klasik tentunya perlu pemikiran yang matang. Karena faktor motor yang sudah ‘berumur’ Vespa juga termasuk motor yang punya karakteristik unik. Vespa pun memiliki pasar tersendiri, untuk para pecinta retro dan mungkin ingin nostalgia kembali kebeberapa puluh tahun silam.
- Cari informasi dari sumber yang jelas, sebelum membeli baiknya harus banyak riset dan tanya segala macam tentang Vespa Klasik (tipe, harga, suka duka, perawatan dll) tanyalah kepada sumber yang sangat paham Vespa klasik.
- Siapkan dana, setelah mendapatkan informasi seluk beluk terkait Vespa klasik, siapkan dana meskipun harga Vespa klasik itu “buta”, setidaknya memiliki patokan dan rata-rata harga.
- Tentukan Vespa yang akan dibeli, saat dana sudah siap, hal selanjutnya yaitu memilih tipe Vespa klasik yang akan dibeli.
- Melakukan pengecekan kondisi fisik Vespa Klasih pastikan sebagai pemula untuk didampingi oleh teman dan atau saudara yang paham tentang Vespa.
Jika terpaksa untuk mengecek sendiri, maka harus memastikan mengecek nomor rangka dan mesin, harus sesuai dengan STNK da BPKB. Cek kondisi mesin Vespa, nyalakan mesinnya langsam atau tidak, rembes tidak pada bagian sela sela mesin. Usahakan mesin menyalapa 2-5 menit sambil mendengarkan sejarah dan kekurangan Vespa dari penjualnya.
Cek kelistrikan pastikan lampu depan,belakang dan bila vespa tipe vanc sudah ada sein pastikan lampu sein hidup dan berkedip normal. Cek kondisi body, yang utama cek kondisi dek bawah pijakan ada kropos atau tidak. Lalu pastikan body Vespa center atau tidak dan kodisi cat dempul tebal atau masih ori tanpa dempul.



