Tingkat Kerusakan Mobil saat Terendam banjir

Review Mobil – Musim hujan sering menyebabkan banjir di berbagai daerah, dan salah satu risiko terbesar bagi pemilik kendaraan adalah mobil yang ikut terendam. Tingkat kerusakan mobil akibat banjir sangat dipengaruhi oleh seberapa tinggi air yang masuk.

Mengapa kerusakan akibat banjir menjadi masalah?

Sebelum membahas cara menghindari kendaraan yang rusak akibat banjir, mari kita lihat beberapa alasan mengapa Anda perlu menghindarinya. Mobil yang rusak akibat banjir mungkin terlihat baik-baik saja dari luar, tetapi kenyataannya adalah bom waktu yang berpotensi menyebabkan kerusakan di masa mendatang.

    • Kerusakan Mesin: Jika air masuk ke dalam mesin dan bercampur dengan oli, hal itu dapat merusak mesin mobil secara permanen. 
    • Elektronik: Air berbahaya bagi elektronik, dan mobil penuh dengan sistem elektronik. Beberapa mungkin akan Anda sadari masalahnya, dan yang lainnya, seperti sistem kantung udara, mungkin tidak Anda sadari tidak berfungsi. Dalam kasus yang jarang terjadi, elektronik yang rusak berisiko terbakar. 
    • Jamur dan Lumut: Selain menimbulkan bau apak pada mobil Anda, jamur dan lumut dapat menyebabkan masalah pernapasan. 
    • Karat dan Korosi: Masalah ini dapat muncul di tempat-tempat yang sulit terlihat selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun setelah banjir. 

Setelah banjir, beberapa mobil yang terendam air banjir mungkin dibeli oleh toko atau individu yang tidak bertanggung jawab yang akan mengeringkannya dan melakukan perbaikan kosmetik, lalu mencoba menjualnya kembali kepada pelanggan yang tidak curiga. Berikut cara menghindari hal itu.

Level A: Terendam Setinggi Ban

Pada level A, banjir hanya mencapai bagian bawah mobil atau setinggi ban. Kondisi kendaraan terendam banjir hanya di bawah kursi kendaraan (karpet sudah basah). 

Cara Penanganan:

    1. Bongkar dan bersihkan karpet mobil
    2. Periksa oli mesin pastikan tidak tercampur dengan air
    3. Periksa kondisi BBM pada tangki bahan bakar dan pastikan bahan bakar tidak tercampur dengan air

Umumnya, level ini tidak memerlukan perbaikan besar dan masih aman jika ditangani cepat. Jika ditemukan oli atau bahan bakar tercampur dengan air, disarankan untuk segera hubungi bengkel resmi.

Level B: Air Masuk ke Kabin

Pada level B, banjir sudah mencapai setengah tinggi mobil. Kondisi kendaraan sudah terendam hingga batas bawah dashboard (kursi kendaraan sudah terendam).

Cara Penanganan Level A ditambah dengan:

    1. Bongkar dan bersihkan bagian dashboard mobil
    2. Periksa kelistrikan mobil
    3. Periksa bagian AC mobil
    4. Periksa Cooler Radiator dan pastikan bahan bakar tidak tercampur dengan air

Apabila komponen masih dalam kondisi normal sekalipun disarankan untuk tetap dilakukan pengecekan secara menyeluruh di bengkel resmi.

Level C: Mesin Terendam

Level ini adalah level paling berbahaya. Kondisi kendaraan sudah terendam hingga panel instrumen/dashboard atau melebihi panel instrumen/dashboard.

Pada kondisi ini, tidak disarankan untuk melakukan pengecekan secara mandiri apalagi sampai menghidupkan mesin mobil. Segera hubungi dan konsultasi Dealer Resmi terdekat untuk dilakukan proses tindak lanjut.

Cara Mengetahui Mobil Bekas Kena Banjir

  • Periksa Aroma dan Interior
  • Uji Elektronik dan Mesin
  • Cek Bagian Luar dan Bodinya
  • Test Drive dan Pemeriksaan Profesional
  • Informasi dan Dokumen
Share:

Author: pangeranbertopeng