Pengertian dan Jenis SPKLU

Review Mobil – Tak bisa dipungkiri, eksistensi kendaraan listrik di Indonesia semakin meningkat dari tahun ke tahun. Banyak yang sudah beralih ke mobil listrik. Pemerintah Indonesia bahkan menargetkan penggunaan 2 juta unit mobil listrik di tahun 2030 nanti. Selain unit mobilnya, SPKLU adalah komponen lain yang sedang diperhatikan pemerintah. Lalu apa sebenarnya  SPKLU itu dan apa bedanya dengan SPLU? Berikut penjabaran lengkapnya.

Apa Itu SPKLU?

SPKLU adalah singkatan dari Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum. Seperti namanya, SPKLU merupakan fasilitas yang disediakan untuk mengisi daya baterai kendaraan listrik, baik mobil maupun motor. Konsepnya mirip dengan SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum) yang biasa kita temui untuk mengisi bahan bakar kendaraan konvensional. Bedanya, stasiun pengisian ini menyediakan listrik sebagai bahan bakar utamanya.

Perbedaan SPKLU dengan SPLU

Secara umum, SPKLU dan SPLU memiliki fungsi yang sama yaitu sama-sama digunakan untuk mengisi daya. Keduanya juga sama-sama dibangun oleh Perusahaan Listrik Negara (PLN) demi mendorong pengembangan kendaraan listrik.

SPLU merupakan singkatan dari Stasiun Pengisian Listrik Umum. SPLU terdiri dari empat model yaitu standing/tower, hang/wall mount, hook/pole mount dan stall/pedestal. Rata-rata SPLU memiliki daya antara 5.5 kva sampai 22 kva. SPLU biasanya digunakan untuk mengisi daya baterai pada motor listrik.

Sedangkan untuk SPKLU di Indonesia memiliki daya 22 kw hingga 150 kw. Daya tersebut disesuaikan dengan penggunaannya yang memang dikhususkan untuk kendaraan listrik. Lokasi SPKLU juga berada di lokasi berbasis kebutuhan pasar seperti mall, kantor PLN, parkiran, hingga kantor pemerintah.

Secara umum, SPLU dan SPKLU sama-sama merupakan stasiun pengisian daya untuk baterai kendaraan listrik. Hanya saja, SPLU bisa digunakan untuk banyak kebutuhan mulai dari mengisi daya baterai motor hingga kebutuhan pedagang kaki lima. Sedangkan SPKLU dikhususkan untuk pengisian daya baterai kendaraan listrik.

Jenis-Jenis SPKLU

Pada dasarnya, tipe-tipenya agak mirip sama charger HP, yaitu:

  1. Slow Charging
    Sama kayak namanya, stasiun pengisian ini menawarkan teknologi charging bertegangan rendah, sekitar 220 volt. Jadi, Teman Summarecon perlu nunggu cukup lama hingga dayanya terisi penuh, biasanya 6-8 jam. Jenis ini pas buat ditinggal kerja atau tidur, jadi lokasi idealnya ada di rumah atau kantor Teman Summarecon. 
  2. Fast Charging
    Kalau Teman Summarecon mau mengisi daya mobil dengan lebih cepat, Teman Summarecon bisa mengisinya di stasiun pengisian fast charging. Tegangan listriknya lebih tinggi daripada yang slow charging, sekitar 400-500 volt. Jadi, daya mobil bisa terisi penuh hanya dalam waktu 60-90 menit aja. Pas sambil ditinggal ngopi.
    Beda dari slow charging yang biasanya ada di rumah atau kantor, teknologi fast charging bisa Teman Summarecon temukan di fasilitas umum. Contoh yang paling umum adalah di mall dan di rest area jalan tol. 
  3. Ultra Fast Charging
    Kalau Teman Summarecon mau lebih cepat lagi, ada stasiun pengisian yang menawarkan teknologi ultra fast charging. Teman Summarecon bisa mengisi penuh daya mobil hanya dalam waktu kurang dari 30 menit. Hal ini karena tegangan listriknya sangat tinggi, sekitar 800-1000 volt. Biasanya teknologi ini bisa ditemukan di bandara. 
Share:

Author: pangeranbertopeng