Review Mobil – Sebagai pemilik atau pengendara mobil, ada beberapa hal yang mesti Anda perhatikan. Salah satunya adalah terkait dengan fungsi kunci kontak mobil. Fungsi kunci kontak mobil adalah kunci yang memiliki peran vital dalam menghidupkan dan mematikan mesin mobil.
Ini bukan hanya tentang pengoperasian, tetapi juga menghubungkan arus listrik ke berbagai komponen dalam kendaraan. Mari telaah perannya yang tak tergantikan dalam dunia otomotif. Kunci kontak sendiri adalah bagian dari serangkaian sistem yang mempunyai fungsi cukup krusial. Lantas, apa saja fungsinya? Berikut ini ulasan lengkap seputar fungsi kunci kontak mobil yang mesti dipahami.
Pengertian Kunci Kontak Mobil
Kunci kontak mobil atau ignition switch merupakan komponen yang mempunyai peranan sangat penting di dalam pengoperasian mobil. Adapun fungsi utamanya adalah untuk mengatur aliran listrik yang berasal dari baterai ke beberapa bagian sistem dan komponen mobil ketika mesin dihidupkan atau dimatikan.
Selain itu, ignition switch juga berfungsi sebagai kunci, yang nantinya berguna untuk mengontrol sistem elektrikal mobil dan sistem pengapian.
Biasanya, komponen mobil satu ini terletak di sekitar setir mobil. Menariknya, tiap produsen meletakkan posisi kunci yang berbeda-beda. Mulai dari bagian off, start, on, sampai dengan aksesorisnya.
Mengingat perannya yang sangat penting, pengendara tidak boleh mengabaikan bagian tersebut. Apalagi, beberapa kunci kontak mobil juga berfungsi untuk memastikan mobil bisa dihidupkan, keamanan mobil terjaga, dan yang lainnya.
Fungsi Kunci Kontak Mobil
Secara umum, ada beberapa fungsi kunci kontak mobil. Berikut ini 5 fungsinya:
1. Menghidupkan Mesin
Fungsi kunci kontak mobil pada sistem pengapian yang pertama adalah untuk menghidupkan mesin.
Saat Anda memasukkan kunci, kemudian mengoperasikannya ke posisi start atau on, maka kunci kontak mobil akan secara otomatis menghubungkan bagian baterai dengan sistem pengapian.
Sehingga, aliran listrik akan berjalan ke komponen-komponen pengapian, mulai dari busi, koil, sampai dengan sistem injeksi bahan bakar.
Nah, aliran listrik tersebut yang akan memicu terjadinya pembakaran bahan bakar di mesin, baru kemudian melakukan pemutaran mesin, hingga mobil bisa berjalan atau beroperasi.
2. Mengatur Kunci Kontak
Fungsi berikutnya adalah untuk mengatur kunci kontak. Fungsi satu ini masih berkaitan dengan fungsi yang pertama. Di mana, kunci kontak akan mengontrol posisi kunci.
Kalau kita perhatikan, tiap kendaraan pasti mempunyai beberapa posisi kunci kontak. Posisi tersebut meliputi posisi off, on, start, dan accessory. Masing-masing posisi mempunyai fungsi yang berbeda.
Dalam hal ini, posisi on akan berfungsi sebagai pengaktif sistem elektrikal serta pengoperasian mobil. Sementara posisi start akan berfungsi untuk memulai mesin.
Kemudian, posisi off, justru untuk memutus aliran listrik ke semua sistem. Adapun posisi accessory sendiri memungkinkan komponen elektronika yang non esensial melakukan pengisian daya, radio misalnya.
3. Mengaktifkan Sistem Elektrikal
Selanjutnya, untuk mengaktifkan sistem elektrikal. Selain berfungsi untuk menghidupkan mesin, kunci kontak mobil juga berfungsi untuk mengaktifkan sistem elektrikal.
Mengaktifkan sistem elektrikal bisa Anda lakukan saat memutar kunci ke posisi on. Dengan demikian, maka kunci kontak bakal menghubungkan baterai dengan sistem-sistem yang lain.
Seperti kaca jendela listrik, kemudian lampu, sistem audio, dan yang lainnya. Saat sistem elektrikal sudah menyala, Anda bisa menggunakan semua fitur-fitur sesuai kebutuhan.
4. Mematikan Mesin
Kunci kontak mobil juga berfungsi untuk mematikan mesin mobil. Hal ini akan terjadi ketika Anda menggeser posisi kontak ke posisi off. Setelah itu, mesin akan secara otomatis memutuskan aliran listrik.
Mematikan mesin menjadi hal yang penting juga Anda lakukan. Apalagi, setelah melakukan perjalanan jauh. Dengan mematikan mesin, akan mencegah terjadinya pemborosan bensin atau bahan bakar, dan bisa juga menjaga keamanan.
5. Mengamankan Mobil
Sementara fungsi kunci kontak mobil yang terakhir adalah untuk mengamankan mobil.
Sayangnya, fungsi satu ini tidak tersedia di semua mobil, ya. Hal ini karena belum semua mobil dilengkapi dengan fitur immobilizer yang sudah terintegrasi dengan kunci kontak.
Di mana, fitur tersebut akan mencegah mesin mobil dihidupkan saat penggunaan kunci tidak tepat. Bukan hanya itu saja, karena ternyata, fitur immobilizer pada mobil juga mampu mendeteksi ketidakcocokan kunci mobil yang masuk.
Itu artinya, fitur immobilizer mampu mengenali kunci mobil yang asli dan sudah ada chip khusus di bagian kunci. Sehingga, mampu mendeteksi kunci palsu yang masuk, dan ini bisa mencegah terjadinya pencurian.
Posisi posisi terminal pada kunci kontak
-
- IG/ON : Yang pertama kita akan bahas adalah mengenai IG/ON. Ketika anda memasuki terminal IG/ON ini akan membuat posisi pada baterai/aki pada mobil kita akan menghubungkan listrik pada rangkaian mesin yang ada di dalam mobil. Selain itu, baterai IG ini juga dapat mengaktifkan komponen pada kendaraan, mulai dari bahan bakar dan lain sebagainya. Dan juga beberapa lampu indikator di dalam dashboard mobil juga akan menyala.
- LOCK : Berdasarkan namanya yaitu LOCK artinya adalah mengunci dimana posisi terminal kunci kontak yang membuat setir mobil tidak bisa diputar. Pada bagian lock ini pula terdapat fungsi mendasar seperti seluruh daya listrik yang akan di salurkan ke perangkat mobil akan terputus, jadi mobil sudah terhitung akan mati total.
- ACC : Selanjutkan kita akan membahas mengenai ACC. Singkatan dari ACC adalah accessories yang dalam bahasa Indonesia diartikan sebagai aksesori. Pada saat kunci mobil diputar ke posisi terminal ACC, maka aki atau baterai akan menghubungkan arus listrik ke berbagai aksesori pada mobil kita. Tetapi pada saat posisi ini mobil kita tidak menyala, kita tetap bisa menyalakan radio pada mobil kita.
- ST : Dan yang terakhir ada ST. ST merupakan arti dari akronim yang berasal dari starter. Dari sini sudah jelas bahwa fungsi ST itu sendiri adalah ketika anda memutar kunci mobil anda ke terminal ST, maka aki atau baterai terhubung dengan motor starter. Lalu ada gerakan berputar dari motor starter sehingga membuat mesin pada mobil anda hidup, namun setelah mesin pada mobil hidup maka posisi kunci mobil anda akan kembali lagi ke posisi IG/ON.



